JAKARTA, TELISIK.ID - Penggunaan BBM B50 pada mobil diesel lawas memerlukan perhatian terhadap sejumlah komponen agar performa kendaraan tetap terjaga selama digunakan setiap hari.
Penerapan bahan bakar biodiesel B50 tidak mengharuskan pemilik kendaraan diesel melakukan perubahan besar dalam perawatan. Namun, sejumlah komponen pada kendaraan, terutama mobil diesel yang telah berusia lebih tua, tetap perlu diperiksa secara berkala agar sistem bahan bakar dan performa mesin tetap bekerja optimal.
Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan kendaraan diesel di Indonesia pada dasarnya telah beradaptasi dengan penggunaan biodiesel.
Sebelum penerapan B50, pemerintah lebih dulu menerapkan B30 dan B40 sehingga dampak perubahan ke B50 tidak sebesar saat transisi awal penggunaan biodiesel.
Menurut Yannes, efek pembersihan endapan pada sistem bahan bakar juga tidak lagi terlalu besar karena kendaraan telah melalui beberapa tahap penggunaan biodiesel dengan kadar campuran yang meningkat secara bertahap.
