Adapun sejarah baju merah, itu dinyakini sebagai pantangan berkunjung ke benteng tersebut. Dimana pada jaman dahulu, orang pertama yang mendirikan benteng tersebut menyampaikan kepada para penjaganya untuk memerintahkan siapapun yang memakai baju merah diperintahkan untuk ditebas. Karena dulu baju merah merupakan simbol orang tobelo yang akan mencari mereka.

“Sampai hari ini benteng tersebut dikeramatkan dan jadi peninjauan dari orang-orang yang paham kegaiban. Di sana tempat yang mustajab untuk berdoa, tetapi di sisi budaya bahwa di sana tempat berdoa dan kuburannya orang-orang yang punya keilmuan tingkat tinggi dan itu dibuktikan hal-hal yang aneh sehingga dikeramatkan,” pungkasnya.

2. Mitos Kuda putih di Sangia Watumeleu

Sangia Watemeleu yang dikeramatkan oleh masyarakat Kaledupa. Foto: Ist.

 

Sangia Watumeleu terletak di Desa Langge, Kecamatan Kaledupa Selatan. Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua sekitar 8 Km dari Ambeua. Kawasan ini memiliki luas sekitar 20 x 30 meter.