Di tempat berbeda, legislator Golkar, La Hijira, mengaku sangat mendukung pemotongan anggaran DPRD untuk pencegahan penyebaran virus tersebut. Sebab kegiatan itu merupakan kepentingan seluruh masyarakat Busel pada sektor kesehatan.
Baca juga: Pasien Positif COVID-19 Asal Kota Kendari Dinyatakan Sembuh
"Sebelumnya saya usul Rp 5 miliar. Tapi dengan anggaran ini saya kira untuk sementara itu cukup," beber ketua harian Golkar Busel itu.
Menurutnya, anggaran belanja daerah dalam bentuk Dana Alokasi Khusus dan Umum (DAK/U) yang digunakan sebagai pembangunan daerah sejatinya adalah uang rakyat. Karena itu, apabila ada program pemerintah yang tidak prioritas sudah seharusnya dialokasikan pada kegiatan penanggulangan virus ini.
"Yang pasti, saya pribadi sebagai wakil rakyat dan partai Golkar sangat setuju dengan kinerja pemerintah busel saat ini. Sebab ini merupakan kepentingan rakyat," pungkasnya.
