Ia juga tak mengetahui apakah ada instruksi langsung dari pemerintah kelurahan. Sebab saat pengantaran, tak terlihat ada pegawai kelurahan maupun panitia.

"Tapi kepala kampung hanya bilang begitu bahwa masyarakat yang di Lingkungan Waibonto segera diantarkan berasnya," bebernya.

Baca juga: Terkendala Biaya Operasional, Warga Kaledupa dan Binongko Belum Nikmati Listrik 24 Jam

Yang lebih dikesalkan, sopir pengantar hanya menyimpan beras mereka begitu saja di pinggir jalan. Padahal, mereka sudah membayar sewa angkut.

"Kalau kejadian biaya angkut ini diketahui oleh pihak kelurahan," tuturnya.