Handoko mengatakan, motor kuno pertama yang dibelinya adalah Harley Davidson Sportster. "Saya baca dari internet ternyata Harley Davidson itu paling banyak ada di Amerika dan Indonesia. Soalnya kan dulu motor Harley di Indonesia dipakai militer dan polisi. Jadi saya tidak mau motor kuno yang pernah jadi bagian sejarah di Indonesia hilang begitu saja," paparnya.
Dari sini Handoko pun makin memantapkan diri mengoleksi motor kuno dan melakukan perburuan hingga ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan ke luar negeri.
Baca juga: Era New Normal, DPM-PTSP Harap Pelaku Usaha Juga Kembali Normal
Handoko mengatakan ia tidak sekadar membeli motor kuno. Tapi motor kuno yang diproduksi secara terbatas dan motor yang pernah dipakai orang penting di Indonesia.
Di museum itu terdapat puluhan sepeda kayuh jenis onthel kuno, puluhan sepeda motor kuno dari berbagai merek yang dijejer secara horizontal dengan rapi. Terdapat pula setrika dan radio kuno terdapat di ruangan yang cukup luas tersebut.
