Suluh Pratitasari sama sekali tidak pernah berpikir untuk membuka biro perjalanan. Ketika akhirnya Matatours berdiri pada 14 Februari 2012 lalu, Tita menyebut itu sebagai sebuah “kecelakaan”.
"Jadi, Matatours itu bukan sesuatu yang disengaja. Kayak semacam kecelakaanlah. Saya kan hobi travelling dan suka menulis," ungkapnya.
Ternyata, banyak pembaca bukunya Eurotrip sudah naik cetak tiga kali yang ingin jalan bareng bersamanya ke Eropa.
Baca juga: Jurnalisme Sastrawi: Prasangka Media terhadap Etnik Tionghoa
Eurotrip bercerita tentang perjalanan Tita ke sejumlah negara Eropa sebagai Backpackers, istilah keren untuk wisatawan yang hanya membawa tas ransel. Eurotrip ternyata membuat banyak pembacanya berminat untuk menjadi Backpackers.
