"Saya selalu mendampingi rombongan itu karena saya yang akan memberitahu secara rinci bagaimana mereka mencapai tujuan wisata yang mereka inginkan," jelasnya.

Jalan-jalan secara Backpackers tentu beda dengan jalan-jalan yang dirancang oleh biro perjalanan pada umumnya. Sebagai Backpackers, wisatawan harus mengatur semuanya sendiri alias menjadi turis mandiri. Inilah yang terkadang kerap menjadi masalah saat rombongan sudah tiba di negara tujuan.

Seorang traveler, dikatakan Tita, perlu berinteraksi langsung dengan warga dan situasi kota di negara tujuan. Hal inilah yang tidak dimiliki agen travel lain yang hanya membiarkan para pesertanya duduk manis saja.

Pada hari pertama jalan bareng. Hari kedua akan punya waktu Free Time Full Day seharian. Pagi hari sarapan lalu briefing, masing-masing punya keinginan apa dan mau pergi ke mana?

Menurutnya, ia tidak memburu destinasi sebanyak-banyaknya, namun sesedikit mungkin.