Wanita tersebut menerangkan, mereka kemudian membuat janji untuk proses pengobatan. Dukun cabul itu meminta agar proses penyembuhan dilakukan di tempat khusus dan rahasia. Akhirnya ditentukan di sebuah hotel kawasan Pasir Putih, Situbondo.

"Saya dan suami naik sepeda motor ke sana. Si dukun itu juga naik sepeda motor. Tapi dia berangkat duluan," terangnya.

Setibanya di lokasi yang sudah ditentukan, mereka kemudian bertemu. Pelaku rupanya sudah pesan kamar. Tidak cuma satu, tapi langsung dua kamar. Satu kamar untuk prosesi pengobatan, satu kamar untuk suaminya menunggu.

Saat menceritakan korban wanita itu mengatakan bahwa dukun cabul yang akan mengobatinya telah menyiapkan dua butir telur ayam dan beberapa lembar daun sirih, pelaku membawa jarit untuk menutupi tubuh korban.

Namun, alih-alih melakukan pengobatan, korban disuruh melepas pakaian yang dipakai.