SINGAPURA. TELISIK.ID - Hasil studi terbaru yang dilakukan oleh salah satu Universitas ternama Singapura, Nanyang Technological University (NTU) menunjukkan kota-kota pesisir yang luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara lebih cepat daripada di tempat lain di dunia.

Hal tersebut dikarenakan percepatan urbanisasi membuat kota-kota ini menyedot air tanah secara besar-besaran untuk melayani populasi mereka yang berkembang.

Melansir koran-jakarta.com, penelitian ini dipimpin oleh NTU bekerja sama dengan tim ilmuwan internasional dari University of New Mexico, ETH Zürich, dan Jet Propulsion Lab NASA yang dikelola oleh California Institute of Technology.

Baca Juga: Red Sea Blue Hole Kuburan Penyelam dengan Keindahan Alam

"Untuk mengukur laju tenggelamnya tanah, penelitian memeriksa citra satelit yang diproses dari 48 kota pesisir dari 2014 hingga 2020 menggunakan sistem pemrosesan berbasis cloud yang disebut Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR)," bunyi rilis NTU, baru-baru ini.