Keberadaan monumen tersebut menarik perhatian warga yang beraktivitas di sekitar Taman Teratai. Namun, tidak semua pengunjung mengetahui peristiwa yang melatarbelakangi pendirian bangunan itu.
Salah seorang warga, Rahmat (35), mengatakan Monumen Lulo memiliki nilai sejarah yang penting untuk diketahui masyarakat. Menurutnya, bangunan tersebut bukan sekadar penanda kawasan taman, melainkan menyimpan kisah kegiatan budaya yang pernah melibatkan ribuan peserta.
"Kalau melihat monumen ini, mungkin sebagian orang hanya menganggapnya sebagai bangunan biasa. Padahal, ada peristiwa besar di baliknya, yaitu kegiatan Lulo yang pernah diikuti ribuan orang. Menurut saya, itu sesuatu yang patut dibanggakan," ujarnya kepada telisik.id, Rabu (4/11/2026).
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi monumen agar tetap terawat. Selain pemeliharaan fisik, informasi mengenai sejarah Molulo Kolosal juga dinilai perlu disampaikan melalui papan keterangan.
"Jangan sampai monumennya masih berdiri, tetapi masyarakat sudah tidak tahu lagi apa makna dan sejarahnya. Akan lebih baik kalau ada keterangan yang menjelaskan peristiwa tersebut, sehingga orang yang datang bisa ikut belajar," tambahnya.
