Psywar Partai Golkar

Komunikasi politik dari elite Partai Golkar yang melemparkan psywar tentang kursi Ketua DPR, berusaha diredakan oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dengan menyatakan tak ada scenario Partai Golkar merebut kursi Ketua DPR. Memang penting disadari oleh Golkar bahwa memang partai ini harus sadar dengan mengikuti mekanisme yang ada.

Jika melihat fakta dari mekanisme penentuan kursi Pimpinan DPR bahwa partai pemenang pemilu yang akan memperoleh jabatan Ketua DPR, dan urutan kedua sampai dengan lima itu selanjutnya akan menjadi wakil ketua. Sehingga, semestinya Ketua DPR adalah jatahnya PDI Perjuangan, baru wakil ketua dari Partai Golkar, Gerindra, PKB, dan Nasdem.

Meskipun, perolehan suara PDI Perjuangan memang amat tipis dengan Golkar, PDI Perjuangan meraih 16,39 persen suara, sedangkan Golkar meraih 15,05 persen, ini menunjukkan selisihnya sekitar 1,34 persen. Meski begitu, semestinya peringkat pertama tetap masih dipegang oleh PDI Perjuangan.

Trik Lama Mungkin Saja Dilakukan