Abyadi awalnya mengaku sulit menjawab pertanyaan wartawan terkait jika informasi yang digambarkan dalam infografis itu benar.
"Soalnya, ke siapa lagi, ke mana lagi masyarakat mengharap penegakan hukum. Karena justru inilah institusi yang diberi negara menegakkan hukum. Sementara pejabat pejabat penting di institusi penegak hukum ini, disebutkan," akunya
Selanjutnya, Abyadi mengatakan, masyarakat berharap agar Kapolri mampu dan berani melakukan reformasi yang benar terpercaya, di tubuh Polri itu sendiri.
"Bukan reformasi yang hanya tampak bagus di luar saja. Lakukan reposisi yang secara besar besaran. Ini saya kira harapan masyarakat. Dan, tentu semua langkah ini, harus dibackup secara total oleh presiden. Jangan ada keraguan. Saya kira, inilah saatnya, inilah momentumnya untuk melakukan reformasi yang sesungguhnya di tubuh Polri. Bukan reformasi lipstik yang hanya bertujuan memoles agar tampak cantik," terangnya.
Baca Juga: Cegah Kepunahan, Festival Budaya Muna Digelar di Muna Barat
