MUNA, TELISIK.ID - Bila Paslon Bupati-Wakil Bupati Muna, LM Rusman Emba-Bachrun Labuta (TERBAIK) telah menyiapkan 50 pengacara untuk menghadapi sidang pendahuluan perselisihan hasil pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK), namun berbanding terbalik dengan Paslon, LM Rajiun Tumada-La Pili (RAPI).

Dalam video yang beredar luas di jejaring media sosial (Medsos), pendukung RAPI yang belakangan namanya diketahui bernama Boy Tokulo, justru menyiapkan preman-preman di Jakarta untuk melakukan perang di MK.  

Di video berdurasi 1 menit 31 detik tersebut, terdengar suara Boy memperkenalkan satu persatu preman yang mengenakan kaos bertuliskan Rajiun Tumada. Diawali dengan melarang menggunakan masker, karena menurutnya mereka yang punya Jakarta dan ingin mengetahui preman-preman yang ada di Sultra.

Di video Boy itu juga ia menyebut satu persatu preman yang dikumpulnya. Ada dari preman pasar induk, betawi, Ciracas dan Banten.  

"Rencana bulan Februari kita ke MK. Kita siap perang disana (MK)," ajak Boi dikutip dalam video.