Menurutnya, metode perizinan berbasis online dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pelayanan perizinan akan semakin mudah, cepat dan tepat, sehingga semua dapat berjalan dalam koridor yang tepat dan berprinsip pada penyelenggaraan pemerintah yang bersih, transparan, akuntabel, efektif dan efisien.
Namun mantan Kepala Bappeda Kota Kendari ini meminta saat proses pengisian data dalam pengurusan izin dilakukan secara jujur dan akurat sehingga tidak berbenturan dengan masyarakat. Kalau itu terjadi pemerintah kota siap menjembatani mulai dari tingkatkan paling bawah kelurahan, kecamatan, dinas terkait hingga wali kota sebagai pengambil kebijakan.
Sedangkan untuk ketenagakerjaan, Ridwansyah menuturkan, dalam menerima investasi pemerintah Kota Kendari selalu menekan keterlibatan masyarakat lokal.
"Kita mohonkan rekrutmen tenaga kerja kita minta mayoritas lokal meskipun di level operasional. Yang kita harap ada transformasi sumber daya manusia, jika awal masih di level operasional, namun harus disiapkan juga mereka masuk di level middle atau kalau layak di level pimpinan," harapnya.
Baca Juga: Warga Kendari Sering Kebanjiran, Pemerintah Segera Gali Drainase
