Sedangkan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Kendari, Maman Firmansyah menegaskan, Pemerintah Kota Kendari komitmen dalam memberikan insentif atau kemudahan berinvestasi di Kota Kendari. Apalagi Kota Kendari tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti beberapa daerah tetangganya, sehingga sektor jasa yang terus digenjot.

"Kalau ada masalah bilang, kami dari DPM-PTSP siap memfasilitasi, bahkan kami sudah diperintahkan jika ada investasi yang mau masuk tolong dibantu carikan solusi dengan menggandeng camat lurah hingga level wali kota," ungkapnya.

Mantan Sekretaris Badan Pendapatan daerah ini menegaskan sangat mendukung masuknya investasi, namun tidak mematikan usaha lain. Yang diharapkan dari masuknya investasi adalah memberdayakan masyarakat dan mendukung iklim investasi yang sehat.

Untuk insentif yang diberikan pada pengusaha atau pelaku usaha mulai dari pemberian bantuan modal usaha bagi usaha mikro dan kecil serta pengurangan pajak atau retribusi bagi usaha menengah atau besar.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Rumah Makan, Refleksi, Bioskop, Karaoke, Warkop, Pub (Arokap) Sulawesi Tenggara, Amran mendukung upaya pemerintah Kota Kendari memberikan kemudahan pada investor untuk berinvestasi di Kota Kendari.