"Harapan kita, saat negara lain terdampak pandemi COVID-19, maka negara kita berdasarkan hasil kerja keras kita semua, saat laju COVID-19 sedang bagus, inilah kesempatan kita membuka ruang negara lain untuk investasi ke Indonesia," kata Sigit melalui keterangan pers diterima Telisik.id di Jakarta, Rabu (15/12/2021).
Instruksi Sigit ini juga berlaku untuk semua Kapolda dan jajaran. Mengingat kata Sigit, jika iklim investasi berjalan kondusif dan tidak ada gangguan, maka hal itu akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian tanah air di tengah pandemi COVID-19.
"Mau tidak mau ini harus kita kawal. Sehingga di satu sisi investasi bisa masuk ke Indonesia dan kemudian berdampak pertumbuhan ekonomi dan multiplier effect ke masyarakat juga betul-betul bisa didapat. Ini menjadi perhatian kita semua bagaimana mengawal iklim investasi. Pak Presiden ingin polisi mampu mengawal jangan jadi masalah yang menghambat investasi," ujar mantan Kapolda Banten itu.
Kemudian terkait penanganan dan pengendalian COVID-19, Sigit kembali menekankan, soal kesiapan dan antisipasi yang harus dilakukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu untuk mencegah terjadinya laju pertumbuhan COVID-19.
Upaya yang harus dilakukan, sambung Sigit, adalah melakukan akselerasi vaksinasi sehingga kekebalan komunal segera terbentuk. Lalu, pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Selain itu, harus dilakukan pula antisipasi dan pencegahan agar varian baru COVID-19 tidak masuk ke Indonesia.
