KENDARI, TELISIK.ID - Rokok ilegal kian marak beredar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Berkedok harga murah, rokok-rokok tanpa cukai ini mulai mendominasi pasar dan meresahkan pelaku usaha rokok legal.

Salah satu warga berinisial O mengaku, pernah membeli rokok ilegal sebelum mengetahui informasi, karena harganya yang lebih murah.

"Pernah beli rokok Boss, harganya cuma Rp 18 ribu per bungkus isi 20 batang, atau Rp 1.000 per batang kalau beli eceran. Lebih hemat,” ujarnya saat ditemui telisik.id.

Pantauan Telisik.id, di sejumlah kios di Kota Kendari menjual rokok ilegal tersebut, baik eceran maupun per bungkus.

Seorang karyawan dari perusahaan distribusi rokok legal, PT Celbes Putra Sejahtera, Titin menyampaikan bahwa peredaran rokok ilegal sangat menghambat usaha mereka.