Sejumlah tiang penyangga jembatan yang terbuat dari beton kini mengalami pengikisan yang disebabkan oleh organisme hidup yang secara aktif melubangi permukaan tiang.
Akibatnya berdampak pada geladak jembatan yang bergetar hingga goyang saat dilintasi kendaraan roda empat.
Kondisi itu diperparah dengan belum adanya pemugaran atau revitalisasi terhadap jembatan penghubung sepanjang sekitar 1,3 kilometer ini.
Bedasarkan pantauan telisik.id di lokasi, kerusakan Jembatan Biru bukan hanya terjadi pada tiang penyangga. Namun, juga beberapa railing jembatan (sandaran) yang telah copot.
Semenjak banyaknya railing jembatan yang hilang membuat sejumlah pengendara yang melintas di atasnya merasa khawatir akan keselamatan berkendara.
