Kedua, melakukan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan struktur dan digitalisasi layanan untuk publik, meski pemerintah perlu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. Ketiga, melakukan Penguatan pengawasan untuk mencegah kebocoran anggaran dan korupsi.

Keempat, Penataan ulang subsidi agar lebih tepat sasaran. Kelima, efisiensi anggaran dari program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, sikap ini diperlukan bukan artinya menolak dua program prioritas pemerintah tetapi melakukan kebijakan efisiensi.

Dan, terakhir, meski tidak memungkinkan, tetapi tetap diusulkan adanya perampingan kabinet dan restrukturisasi lembaga negara. Pemerintah harus memahami bahwa kunci utama penghematan, bukanlah pada satu kebijakan tunggal, melainkan kombinasi langkah strategis yang konsisten dan berani. Jika pemerintah serius, penghematan harus menyasar sektor besar dan dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar wacana sesaat dengan pilihan penghematannya ala kadarnya. (*)

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS