KENDARI, TELISIK.ID - Taefa (35), warga Jalan Darma, Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, telah menjalani profesi sebagai tukang becak selama tiga tahun terakhir. Meski penghasilan pas-pasan, ia tetap gigih bekerja demi menghidupi keluarganya.

Setiap hari, Taefa mulai mengayuh becaknya sejak pukul 07.00-17.00 Wita. Ia biasa mangkal di kawasan Pasar Sentral Kota Lama. Dari pekerjaannya tersebut, ia hanya mampu mengumpulkan rata-rata Rp 50.000 per hari.

“Pendapatan itu saya gunakan untuk beli makanan dan beras, tapi masih belum cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (5/8/2025).

Taefa harus mencukupi kebutuhan dua anaknya yang masih bersekolah. Anak pertamanya duduk di kelas 3 SD dan anak keduanya kelas 2 SD. Dengan penghasilan seadanya, ia tetap berusaha agar anak-anaknya bisa terus bersekolah dan tidak putus di tengah jalan.

Baca Juga: Oddo, Betah Puluhan Tahun sebagai Juru Pikul Barang di Pasar Mandonga Kendari