Baca Juga: Diluluhlantakkan Banjir, SMPN 2 Kendari Penuh Lumpur dan Fasilitas Hancur
Udin Latawu, Kepala Sekolah SDN 103 Kendari mengaku tidak berani mengizinkan siswa untuk berkegiatan di dalam perpustakaan karena ditakutkan roboh saat proses belajar-mengajar.
“Saya mau kasih masuk anak-anak tapi saya takut, jangan sampai roboh, siapa mau tanggung jawab. Itu bukunya kita sudah simpan di sebelah karena sebagian atapnya sudah bocor,” ungkapnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (16/1/2024) lalu.
Dia menambahkan, sudah pernah mengajukan pengusulan perbaikan, bahkan mengirimkan video kondisi perpustakaan ke pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari. Atas usaha tersebut, ia dijanjikan akan mendapat bantuan renovasi pada tahun 2024 ini. (A)
Penulis: Riksan Jaya
