Berdasarkan pantauan Telisik.id, beberapa los di pasar itu kini tak lagi berpenghuni. Los ikan dan ayam misalnya, bangunannya berdebu, gelap, seperti lorong-lorong hantu.
Baca juga: Lubang Kuburan Jenazah COVID-19 di TPU Kendari Sisa Lima, Petugas Butuh Alat Berat
Pasar Wua-Wua nampak begitu sepi, hampir tidak ada pembeli yang datang, penjual pun terlihat tidur-tiduran karena kondisi pengunjung yang sepi.
Seorang pedagang Pasar Sentral Wua-Wua yang tidak ingin disebut namanya mengaku bahwa ia tak bisa berbuat banyak, ketika para pedagang kompak meninggalkan losnya di pasar itu, sedangkan ia memilih untuk tetap bertahan.
“Mereka pindah di pasar panjang. Alasannya karena sepi. Memang di sini nda ada ramainya, mau tanggal muda, tanggal tua, semua sama,” katanya kepada Telisik.id sat ditemui di lokasi pasar, Jumat (12/2/2021).
