"Untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat 912 kasus, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 50 kasus dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 10 kasus," terangnya.
dr Wayong mengaku, bertambahnya jumlah kasus tersebut masih membuktikan bahwa penularan masih terjadi di antara masyarakat.
“Oleh karena itu, mari kita berpartisipasi secara aktif dalam penanganan COVID-19 ini dengan memutuskan penularannya," kata dr Rabiul Awal.
Ia berharap, masyarakat bisa mengikuti imbauan pemerintah, seperti rajin mencuci tangan dan tidak bepergian keluar rumah jika tidak perlu.
"Saya minta masyarakat bahwa jaga jarak dalam berkomunikasi, tidak keluar rumah jika tidak penting dan gunakan masker jika berada di luar rumah," tutupnya.
