Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini merincikan 8 kasus baru tersebut terdiri dari, perempuan 65 tahun dari Kecamatan Kadia, perempuan 45 tahun dan 25 tahun dari Kecamatan Puuwatu, perempuan 37 dan 48 tahun dari Kecamatan Baruga, laki-laki 28 tahun dan 46 tahun dari Kecamatan Wua-wua, dan perempuan 26 tahun dari Kecamatan Wua-wua.

"Tambahan 8 orang yang baru tertular ini merupakan keluarga atau kerabat dari dua pasien sebelumnya yang pernah melakukan kontak langsung," beber Algazali, Kamis (9/4/2020).

Selanjutnya 8 Pasien baru tersebut akan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pendampingan tenaga medis untuk diberikan perawatan.

Baca juga: Kekhawatiran COVID-19 Dinilai Berlebihan dan Akal-akalan Melegalkan Perampokan Uang Daerah

Sementara kebutuhan para pasien pun akan menjadi tanggungan pemerintah yang diantarkan langsung ke rumah oleh petugas, sehingga mereka yang positif tidak perlu lagi keluar rumah.