Saat dikonfirmasi ulang lewat sambungan telepon dr Lukman menyampaikan bahwa enam dari tujuh pasien positif COVID-19 tersebut adalah tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau.

"Pasien terkonfirmasi tersebut satu warga biasa dan sisanya Nakes. Satu itu ialah laki-laki  berumur 58 tahun," jelas dr Lukman.

Sebelumnya, para Nakes tersebut merupakan garda terdepan penanganan COVID-19 di RSUD Baubau.

"Sejak awal menerapkan prosedur COVID-19. Kalau bekerja di tim COVID kan dua minggu sebelum akhir tugasnya di rapid kalau hasilnya reaktif mereka langsung dipisahkan dari timnya diisolasi tersendiri," ujar dr Lukman.

"Jadi mereka memang sudah diisolasi terpusat, terpisah dari kelompok Nakes yang lain di RSUD," lanjutnya.