Sementara itu, untuk pertanian kata Endang, masalahnya ada pada pengadaan bibit yang selalu lewat masa tanam, termasuk pupuk karena pengadaan dilakukan setelah selesai masa tanam di bulan April hingga Mei. Padahal menurutnya, seharusnya bisa dilakukan di awal tahun.

Baca juga: DPW Partai Berkarya Sultra Serahkan SK Kemenkumham ke KPU

"Untuk jadi bupati dibutuhkan komitmen kuat dari pemimpin. Saya dapat laporan dari warga ada pemimpin yang dituntut perbaikan jalan, malah jawabnya ini jalan provinsi bukan jalan kabupaten," ujarnya.

Selain itu, kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkenalkan diri sekaligus memohon restu warga atas rencananya bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konsel 9 Desember mendatang.

Endang menambahkan, rencananya bertarung kembali di Pilkada Konsel setelah melalui proses diskusi dan dorongan dari masyarakat.