“Bapaknya LA pernah menjabat sebagai Bupati Kendari, sementara Bapaknya Pak ASR adalah Ketua DPRD Kendari. Melihat mereka berdua saling bernostalgia dan berkomitmen untuk membangun Sultra, saya sangat bahagia,” tutur Musadar.

Musadar juga mengungkapkan bahwa pertemuan ini mencerminkan kedewasaan dan semangat rekonsiliasi antara ASR dan LA, meskipun keduanya berkompetisi dalam Pilgub Sultra 2024.

“Keduanya yang menginisiasi pertemuan ini. Saya melihat niat baik mereka untuk bertemu dan menjalin komunikasi yang lebih intens,” tambahnya.

Musadar mengakui bahwa hubungan antara ASR dan LA telah terjalin erat sejak lama, terutama ketika keduanya memegang posisi strategis di pemerintahan.

“Pak LA dan Pak ASR sudah lama berkomunikasi. Waktu Pak LA menjabat sebagai Sekda Sultra, Pak ASR adalah Danrem. Mereka sangat akrab dan saling menghormati. Saya melihat mereka memiliki komitmen moral yang sama untuk membangun Sultra,” jelas Musadar.