Para ilmuwan mengatakan bahwa zat-zat racun yang menempel dalam sel akan menghambat kinerja sel dan memperlambat aktivitasnya. Zat-zat racun yang bersarang dalam tubuh, penumpukannya membutuhkan waktu yang cukup lama dan manusia tidak mungkin menghindarinya. Inilah yang menjadi faktor penuaan dini pada manusia.

Baca Juga: Yuk, Berkompetisi yang Disukai Allah

Sedangkan tubuh manusia berpotensi besar menyerap zat-zat racun. Sesungguhnya zat-zat racun yang menumpuk dalam tubuh senantiasa bekerja merusak sel-sel tubuh secara kontinuitas.

Sedangkan puasa bekerja seperti senjata tersamar yang menangkal dan membuangnya tanpa meninggalkan pengaruh di bagian organ-organ manusia.

Puasa sunnah yang rutin seperti Senin-Kamis (setiap pekan) sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Dia dapat menjadi perisai tubuh yang menyerap zat-zat racun. Di samping itu, terkait puasa, Rasulullah SAW bersabda, “As-Shiyyamu junnatun,”. Yang artinya, “Puasa adalah perisai,”. (C)