"Inikan kegiatannya Dinas Perdagangan, kita hanya turun pantau.Tapi katanya pasar tradisional, tapi nanti ada beberapa pasar modern juga," jelas Legislator Dapil Kendari-Kendari Barat ini.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, laporan ketersediaan stok pangan yang disampikan Dinas Perdagangan belum termasuk dengan ketersediaan lebaran. Sehingga dia berharap, stok aman yang dimaksud sudah dengan perayaan lebaran.
“Untuk sementara ini, Dnas Perdagangan hanya menyatakan bahwa stok aman jelang Ramadan. Nah belum kita tahu sampai lebaran, kalau memang sampai lebaran, ya kita malah senang. Intinya kita berharap Dinas Perdagangan sudah bisa memprediksinya sampai lebaran,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Kendari, Muhammad Saiful mengatakan, stok pangan seperti beras, terigu, gula, mentega, telur, dan bahan pokok lainnya, sudah dipersiapkan pihak distributor untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan stok di tengah konsumsi bahan pokok bulan Ramadan yang tinggi.
"Menjelang Ramadan ini, tim kami sudah mengantisipasi dengan mendatangi seluruh distributor bahan pokok makanan di semua lokasi. Alhamdulillah setiap dua minggu ada bahan pokok masuk. Jadi semua stok yang ada di gudang dalam kondisi aman," kata Muhammad Saiful. (B)
