Kenaikan inflasi tahun ini didorong oleh kenaikan harga BBM yang ditetapkan pada awal September lalu, hal ini memicu banyaknya komoditas pangan dan tarif transportasi yang naik.

Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Tenggara dan pemerintah daerah sebagai bagian dari TPID turut serta melakukan GNPIP di wilayah Sulawesi Tenggara.

Implementasi GNPIP tersebut dilakukan melalui beberapa quick wins pengendalian inflasi, antara lain, memperkuat sinergi TPID untuk mewujudkan 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif), konsisten melakukan operasi pasar, pasar murah, dan sidak pasar, implementasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD), akselerasi realisasi APBD untuk mendukung distribusi komoditas pangan, dan perluasan Gerakan TABE DI (tanam cabe kendalikan inflasi).

Salah satu quick wins tersebut, TABE DI sebelumnya sudah dilakukan sejak Agustus 2022 lalu dengan tujuan mendorong budidaya komoditas cabai secara organik dengan penerapan konsep urban farming pada kelompok wanita tani, kelompok tani, hingga pondok pesantren.

Baca Juga: Skeptis Ekonomi Hijau di Tengah Lumbung Tambang Sulawesi Tenggara