“Satu-satunya cara subsidinya dilebarkan, sehingga pengembangan yang tidak bisa lagi membangun untuk harga murah, dia membangun untuk harga di atasnya,” ujar Ari.

Ia juga menilai dukungan subsidi dapat membantu meringankan cicilan masyarakat. Menurutnya, bunga pembiayaan yang biasanya berada di kisaran 12 persen hingga 13 persen berpotensi turun menjadi sekitar 6 persen hingga 7 persen melalui skema subsidi.

“Bunga yang biasanya 12 persen sampai 13 persen, karena subsidi nanti bisa di kisaran enam atau tujuh persen, separuhnya. Orang yang membayar Rp 3 juta bisa jadi Rp 1,5 juta dengan cara ini,” katanya.

Meski demikian, besaran bunga dan cicilan yang dibayarkan masyarakat akan bergantung pada skema pembiayaan serta ketentuan program yang berlaku.

Backlog Kepemilikan Rumah Masih 9,29 Juta Unit