Di tengah usulan perluasan harga rumah subsidi, Himperra menegaskan tetap mendukung program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dijalankan pemerintah untuk mengatasi kesenjangan kepemilikan rumah atau backlog.

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026, backlog kepemilikan rumah tercatat sebanyak 9,29 juta unit. Angka tersebut turun dibandingkan dengan Maret 2025 yang mencapai 9,64 juta unit.

Sementara itu, realisasi penyaluran FLPP mencapai 178.211 unit per 9 Oktober 2026. Jumlah tersebut setara dengan 50,92 persen dari target penyaluran sebanyak 350.000 unit rumah.

Ari memastikan Himperra akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan hunian bersubsidi bagi masyarakat.

“Saya menjamin Himperra full power,” kata dia. (C)