“Dia usia 4 tahun berat badan 7 kilo, itu gizi buruknya luar biasa sangat berat dan sudah banyak gangguan penyakitnya. Ada infeksi paru-paru dan gangguan lambung. Sehingga untuk mengembalikan berat badannya supaya normal, bukan kita pesimis ya tetap optimis, panjang prosesnya, masih lama,” ungkapnya.
Akibat gizi buruk yang dialami pasien, kata Ramli Code, akan berpengaruh terhadap perkembangan otaknya saat tumbuh dewasa nanti.
“Ini yang sangat berpengaruh. Kalau gizi buruk begini, perkembangan otaknya yang akan berpengaruh kalau tumbuh besar,” jelasnya.
Ramli Code menuturkan, pihak rumah sakit akan merawat Nur Hafizah semaksimal mungkin. Dan mengenai biaya pengobatannya, seperti yang disampaikan Bupati Buton, akan ditanggung oleh pemerintah daerah melalui APBD.
“Jadi dokter ahli anak sudah tangani. Kami banyak yang tanya kenapa tidak dirujuk. Ndak ada opsi rujukan juga, karena kalaupun dirujuk, penanganannya juga sama di Baubau dengan di sini, dokter ahli dan tidak ada teknologi yang lebih, hanya dengan obat dan cairan yang masuk, jadi tetap kita rawat di sini semaksimal mungkin,” pungkasnya. (A)
