Kericuhan tersebut menyebabkan beberapa polisi mengalami luka-luka. Kericuhan berawal ketika Polisi Wanita (Polwan) yang berjaga di DPRD Sumatera Utara dilempari batu.
Polwan yang kena lempar batu itu langsung dibawa ke dalam gedung Kantor DPRD Sumatera Utara untuk diberikan tindakan medis.
Aksi massa yang menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law itu pun diwarnai aksi lempar batu ke arah gedung DPRD Sumatera Utara. Hingga kaca gedung wakil rakyat itu pecah-pecah. (B)
Reporter: Ones Lawolo
Editor: Haerani Hambali
