Keunggulan Uruguay baru bisa diperbesar pada babak kedua. Darwin Núñez membuat skor menjadi 2-0 pada menit ke-85 setelah Panama membalikkan bola di lingkaran tengah.
Nicolás de la Cruz memainkan umpan silang panjang ke Araújo, yang sundulannya dibelokkan dari bahu Murillo ke Núñez. Núñez melakukan tendangan voli dari jarak 12 yard untuk gol ke-12 dalam 24 penampilan dan yang kesembilan dalam enam pertandingan terakhirnya.
Enam menit kemudian saat masa injury time (90+1’), Matias Vina meningkatkan margin Uruguay menjadi 3-0 dengan sundulan dari tendangan bebas de la Cruz.
Satu gol balasan Panama oleh Murillo tercipta berselang tiga menit usai gol Vina (90+4’). Murillo menciptakan golnya dari jarak 15 yard dan menaklukkan kiper Sergio Rochet.
Uruguay telah menjalani proses pembangunan kembali tim di bawah pelatih asal Argentina, Marcelo Bielsa, setelah pensiunnya Edinson Cavani dan Diego Godín. Pemain-pemain muda yang memperkuat Uruguay telah menunjukkan kemampuannya untuk bersaing.
