"Jadi, jika pihak Polda Sumatera Utara ingin memeriksa atau mengambil keterangan Apin BK atas kasus TPPU, pihak kepolisian pastinya akan berkirim surat dengan kejaksaan. Apakah akan diperiksa di rutan atau di Polda Sumatera Utara," terangnya.
Sebagaimana diketahui, dalam kasus yang menjerat Apin BK. Polda Sumatera Utara juga menetapkan 15 orang anak buahnya.
Terungkapnya kasus ini, dimulai dari penggerebekan yang dipimpin oleh Kapolda Sumatera Utara di warung warna warni di Kompleks Perumahan Cemara Asri yang berada di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Di gedung itu rupanya dijadikan markas judi online dan Apin BK selaku bos besar itu ditenggarai mengelola 21 situs judi online. Di antaranya LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D. Dari penggerebekan yang dilakukan di Gedung berlantai 3 itu, telah disita puluhan unit laptop, komputer, puluhan buku rekening, ATM dan lainnya. (B)
Penulis: Reza Fahlefy
