Keputusan tersebut merupakan buah dari proses panjang. Big Frank aktif berdiskusi dengan penceramah Faris Al Hammadi, bertukar pikiran dengan sahabatnya, Mark, serta mempelajari Al-Qur'an secara otodidak.
Perjalanan ini mematahkan pandangan ateisnya, membawanya pada keyakinan akan keberadaan Tuhan, hingga akhirnya memeluk Islam.
“Ya, pasti ada Sang Pencipta. Dan tentu saja, berada di sekitar umat Muslim, melihat betapa baiknya mereka, membuat saya mulai meneliti Islam dan jatuh cinta padanya,” ungkap Big Frank, dikutip dari hidayatullah.com, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga: Sempat Bingung Soal Wujud Tuhan, Gadis Cantik asal Jogja Ini Mantap Jadi Mualaf
Keramahan masyarakat Muslim kian meyakinkan pria bertato tersebut untuk memilih Islam sebagai jalan hidupnya.
