Menurutnya, keterampilan berbahasa asing merupakan nilai tambah yang sangat penting dalam menunjang karier.

“Kalau kita ingin melamar kerja, kemudian punya kemampuan berbahasa, tentu akan menjadi pertimbangan perusahaan. Bahkan, kami sering mendapat telepon dari pihak-pihak perusahaan di Sulawesi Tenggara yang menanyakan siswa-siswi kami yang siap kerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Guru Bahasa Mandarin Bimbel Mei-Mei, Lusiana, BBA, lulusan Hsing Wu University di Republik Taiwan mengatakan, dirinya selalu mengevaluasi perkembangan kemampuan siswa dalam proses belajar-mengajar.

“Misalnya, di pertemuan tertentu ada anak yang belum lancar dan ada yang sudah lancar. Kami pisahkan, lalu yang belum lancar diberi remedial,” jelasnya.

Menurut Lusiana, Bahasa Mandarin adalah bahasa pertama yang paling sulit, terutama bagi pemula yang belum terbiasa dengan nada, aksara dan struktur bahasanya.