Untuk itu, Kepala Lurah Tiworo, Inka Perdana meminta agar para kader puskesmas bekerja semaksimal mungkin untuk mendata anak usia dini dan para ibu hamil serta diperhatikan agar tidak ada kasus stunting pada masyarakat Kelurahan Tiworo.

"Sehingga ketika ditemukan gejala stunting segera melapor untuk dicarikan solusinya," ungkap Inka, Kamis (16/2/2023).

Mengingat stunting masih menjadi masalah utama dalam dunia kesehatan di Indonesia, pasalnya stunting mengakibatkan anak bertubuh kerdil, perkembangan otak menjadi lambat dari anak normal biasanya, sehingga dasa saing anak akan menurun di kemudian hari.

Baca Juga: Bawaslu Muna Barat Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024

Sehingga, dalam kesempatan peduli stunting itu dapat tersosialisasikan, pemerintah Kelurahan Tiworo menggandeng beberapa tenaga kesehatan, misalnya ahli gizi, dan penyuluhan KB kepada masyarakat untuk mencegah stunting dan kekurangan gizi pada anak.