Dilansir dari Il Giorno, satu-satunya terdakwa yang diadili dan mengaku sebagai pembunuh dari Carol Maltesi adalah mantan kekasihnya, Davide Fontana. Tidak hanya membunuh, sebelum itu ia juga memaksa Carol Maltesi untuk membuat video dengan konten seksual kekerasan atau BDSM.

Dalam sidang itu, semua video perbudakan yang dibuat oleh Fontana akhirnya terungkap. Bahkan, akun Onlyfans milik Carol Maltesi dikabarkan palsu karena dibuat oleh Fontana.

Menurut pengakuan Fontana, ia dan Carol Maltesi sempat bertengkar setelah sang kekasih bertemu dengan seorang pria lain di Praha, Italia. Kecemburuan Fontana semakin menjadi ketika Carol memutuskan untuk pindah tempat tinggal. Apa lagi wanita itu akan lebih dekat dengan putranya.

Carol Maltesi dibunuh oleh Fontana dengan menggunakan palu dan kemudian tenggorokannya dipotong.

"Adegan dalam video melibatkan beberapa pukulan di paha dan perutnya. Kemudian aku mulai memukul kepalanya," ujar Fontana dalam persidangan.