“Kita harus berhati-hati dalam bertindak, apalagi ketika membawa nama agama,” ujar Gus Ulil menanggapi kasus tersebut.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo Syafi’i, juga menilai bahwa tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang tokoh publik. “Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas,” tegasnya di Jakarta Selatan.
Menanggapi kritik tersebut, Gus Elham Yahya akhirnya mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf terbuka. Ia menyebut peristiwa itu sebagai bentuk kekhilafan yang menjadi pelajaran berharga baginya.
“Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat. Saya akan memperbaiki diri dan mengambil hikmah dari kejadian ini,” ujar Gus Elham melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
