Biodiesel B40 merupakan campuran solar sebanyak 60 persen dengan bahan bakar nabati (BBN) dari kelapa sawit sebanyak 40 persen. Pengembangan biodiesel ini tidak berhenti pada B40, karena pemerintah juga merencanakan penerapan B50 pada tahun 2027.
Untuk mendukung distribusi B40, berbagai persiapan telah dilakukan oleh ESDM. "Spek untuk B40 ini nanti di-deliver (diedarkan) per 1 Januari," ujar Eniya, salah satu pejabat terkait.
Baca Juga: Komisi III DPR Klaim Polri Institusi Paling Responsif Terhadap Aduan Masyarakat Sepanjang 2024
Langkah ini mencakup peningkatan kapasitas operasional pabrik, fasilitas blending (pencampuran), serta kesiapan infrastruktur yang mendukung implementasi.
Proses pengujian bahan bakar B40 juga telah rampung, termasuk uji jalan pada kendaraan bermesin diesel. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa bahan bakar ini siap digunakan oleh pemilik kendaraan mulai awal tahun depan.
