Ia juga mengatakan bahwa di mata masyarakat, La Ode Mustari bukan hanya seorang birokrat, tetapi juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia kerap membantu warga sekitar, dan keluarganya pun dikenal dekat dengan masyarakat.
Hal senada disampaikan Enti, warga Buton yang mengaku sempat mendengar kabar La Ode Mustari dirawat di rumah sakit ketika masih menjabat.
"Terakhir dia menjabat Bupati Buton, itu sudah sakitmi. Saya jarang tahu kabarnya sejak itu, kasihan,” tuturnya.
Kepergian La Ode Mustari menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara. Jejak pengabdiannya akan terus dikenang sebagai warisan berharga bagi daerah yang dicintainya. (B)
Penulis: Elfinasari
