Guterres menambahkan, saat ini ada hampir 13.000 senjata nuklir disimpan di seluruh dunia. Hal ini terjadi di saat risiko penggunaan senjata nuklir meningkat, sementara upaya untuk mencegah eskalasi krisis melemah.
Sebelumnya, dilansir dari Cnnindonesia.com, perang yang kian memanas antara Rusia dan Ukraina menimbulkan kekhawatiran para pemimpin dunia.
Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah konflik meningkat menjadi perang nuklir jika negara barat membantu Ukraina secara militer.
Para ahli mengatakan, perang nuklir dalam lingkup 'terbatas' mampu menyebabkan 'kiamat' nuklir yang dapat membunuh miliaran orang.
Baca Juga: Siapa Jihad Islam Palestina? Kelompok Kecil yang Ditakuti Israel-AS
