DAVOS, TELISIK.ID - Sebuah kota resor ski di Swiss, Davos, setiap tahunnya menjadi tuan rumah untuk forum ekonomi dunia alias World Economics Forum (WEF), di tengah isu ekonomi di seluruh dunia yang dibicarakan dengan serius, beberapa dari peserta forum ternyata menghabiskan waktu luangnya untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK).
Dikutip dari Wolipop.detik.com, bisnis prostitusi ternyata marak setiap kali ada perhelatan yang rutin dihadiri oleh para konglomerat, bos perusahaan internasional, dan utusan pemerintahan dari bangsa-bangsa di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Saking tingginya permintaan, seperti dilaporkan The Times of London, kepolisian Swiss mengonfirmasi setidaknya ada 100 pekerja seks yang datang ke Davos 2020.
Permintaan sepertinya tidak akan menurun di World Economic Forum tahun ini yang berlangsung pada 16-20 Januari 2023. Salah satu setidaknya demikian menurut seorang perempuan yang mengatur bisnis kotor tersebut. Ia mengaku sudah menerima 11 reservasi dan 25 permintaan.
Baca Juga: Kendari Undercover: Bisnis Prostitusi di Hotel Esek-esek
"Beberapa di antaranya memesan escort buat dirinya sendiri atau karyawan mereka untuk meriahkan pesta di kamar hotel mereka," kata wanita tersebut.
