Dilansir dari Liputan6.com, puluhan PSK mengerumuni kota resor ski Davos di Swiss untuk menawarkan layanan mereka pada para "pendatang berduit." Beberapa di antara mereka disebut meminta bayaran hingga 2,5 ribu dolar AS (sekitar Rp38 juta) per malam.

Minggu ini, WEF terselenggara di kota itu dalam pertemuan lima hari yang dihadiri para CEO, pejabat tinggi, kepala industri, dan tokoh media untuk membahas isu-isu global. Seorang PSK bernama Liana (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa ia sering melayani tamu Amerika di Davos.

Mereka akan membayar 750 dolar AS (sekitar Rp 11,3 juta) per jam atau 2,5 ribu dolar AS untuk sepanjang malam. Ia menambahkan bahwa ia mengenakan pakaian bisnis untuk berbaur dengan kerumunan di pertemuan Forum Ekonomi Dunia.

Baca Juga: Kendari Undercover: Maraknya Bisnis Prostitusi di Sekitar Kawasan Pertambangan

Seorang PSK asal Jerman menulis di akun Twitternya tentang bagaimana gambaran saat ia berbaur dengan orang-orang penting di sana beserta para penjaganya.