KENDARI, TELISIK.ID - Anemia menjadi salah satu penyebab seorang ibu dapat melahirkan anak yang mengalami stunting. Maka remaja sejak dini harus menjaga asupan gizi agar terhindar dari anemia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara, Asmar. Menurutnya, program percepatan penurunan stunting ini dilakukan sejak remaja, yakni sebelum remaja putri khususnya menikah dan hamil.

Di mana kata dia, pencegahan itu dilakukan dengan menghimbau kepada remaja-remaja putri agar memenuhi kebutuhan gizi makanannya agar terhindar dari anemia, sehingga saat menikah dan hamil dapat melahirkan anak yang terhindar dari stunting.

Baca Juga: BKKBN Sultra Genjot Turunkan Stunting di Kolaka Utara

“Kita mengatasi stunting ini dari hulu ke hilir. Dari sejak remaja kita minta dia tidak alami anemia. Jadi ketika mereka mau menikah harus diperhatikan anemia ini,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.