“Jadi sudah ada beberapa kepala daerah yang mendorong para pejabat seperti kepala dinas untuk menjadi ayah asuh anak stunting ini,” ujarnya.
Untuk penyaluran bantuan gizi ini, lanjut dia, dapat langsung dilakukan oleh donator kepada anak yang menjadi asuhannya selama enam bulan.
Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Agus Salim mengungkapkan, upaya dalam percepatan penurunan stunting dapat dilakukan dalam berbagai hal, di antaranya peran pemerintah daerah untuk menerapkan bapak/bunda asuh anak stunting.
Baca Juga: BKKBN Anjurkan Anak Rajin Konsumsi Telur untuk Cegah Stunting
Di mana kata dia, program bapak asuh anak stunting sedikitnya dapat memberikan kesejahteraan kepada keluarga yang berisiko stunting.
