BKKBN Sulawesi Tenggara ikuti minilokakarya upaya percepatan penurunan stunting tingkat Kota Baubau. Foto: Dok. BKKBN Sulawesi Tenggara

 

Lebih lanjut, ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak ini dilakukan karena pada dasarnya masalah stunting ini menjadi tanggung jawab bersama. Sebab stunting bukan hanya persoalan kekurangan gizi, tapi juga pengaruh lingkungan, kesehatan dan sebagainya.

“Kami berharap dari rapat itu bisa menjadi langsung strategis untuk menurunkan angka stunting, dan dapat dilakukan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Salah satu rapat minilokakarya yang dilakukan baru-baru ini yakni di Kota Baubau, 30 November 2022 lalu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Wolio, Lurah se- Kecamatan Wolio, Kepala Puskesmas Bataraguru, OPD KB Kota Baubau, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Wolio serta Ketua TP PKK Kecamatan Wolio.

Menurut Camat Wolio, Samsuri mengatakan, melalui minilokakarya ini pihaknya kembali melakukan evaluasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Wolio dan di Baubau.