Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menurunkan angka prevalensi stunting, terutama di masa 1000 HPK, khususnya di Kota Kendari sebagai ibukota provinsi.

"Perbaikan pola asuh sebagai salah satu strategi nasional percepatan penurunan stunting diimplementasikan melalui pembinaan kepada orang tua dan keluarga yang memiliki balita agar dapat mengasuh dan membina tumbuh kembang anak melalui stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, dan spiritual untuk mendukung kesehatan anak secara menyeluruh sehingga menjadi bekal bagi mereka untuk siap sebagai sumber daya manusia yang berkualitas," ujar Bonivasius.(C-Adv)

Penulis: Riksan Jaya

Editor: Haerani Hambali